NJOP PBB Ketika SPPT PBB Belum Terbit

Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) PBB merupakan dasar perhitungan Bea Perolehan  Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (PPhTB). Akan sangat mudah mendapatkan NJOP ini ketika SPPT PBB memang sudah terbit, karena Anda hanya perlu menemukan SPPT PBB pada tahun dimaksud. NJOP PBB ini akan sangat dibutuhkan ketika kita akan melakukan transaksi jual beli tanah dan/atau bangunan, karena pada proses transaksi tersbut terdapat 2 (dua) kewajiban yang wajib kita penuhi sebelum atau pada saat Akta Jual beli di tanda tangani oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah/ Notaris.

Nah, bagaimana mendapatkan NJOP PBB ketika SPPT PBB belum terbit ?

Dalam rangka memberikan kepastian hukum dan meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak, Direktorat Jenderal Pajak telah mengeluarkan Surat Edaran nomor SE-09/PJ/2009 tentang Penegasan Penerbitan Surat Keterangan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanggal 23 Januari 2009.

Berdasarkan Surat Edaran tersebut, kita sebagai Wajib Pajak dapat memperoleh NJOP PBB ketika SPPT PBB belum terbit dengan mengajukan permohonan Surat Keterangan NJOP PBB yang diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak. Persyaratan apa saja yang harus dipenuhi ketika mengajukan permohonan Surat Keterangan NJOP ?

Berikut ini adalah persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengajuan permohonan Surat Keterangan NJOP PBB :

# Untuk Objek PBB telah terdaftar dan bukan Fasilitas Umum, permohonan dilampiri dengan :
  • Fotokopi KTP/SIM atau identitas lainya;
  • Fotokopi SPPT PBB tahun sebelumnya; dan
  • Surat Kuasa, dalam hal diajukan oleh Kuasa Wajib Pajak

# Untuk Objek PBB belum terdaftar dan bukan Fasilitas Umum, permohonan dilampiri dengan :
  • Fotokopi KTP/SIM atau identitas lainya;
  • SPOP yang telah diisi dengan jelas, benar, dan lengkap serta ditandatangani;
  • Fotokopi bukti surat tanah;
  • Fotokopi bukti surat bangunan;
  • Fotokopi NPWP atau surat pernyataan tidak mempunyai NPWP; dan
  • Surat Kuasa, dalam hal diajukan oleh kuasa Wajib Pajak.

# Untuk Objek PBB telah terdaftar dan merupakan Fasilitas Umum, permohonan dilampiri dengan :
  • Fotokopi KTP/SIM atau identitas lainya;
  • Fotokopi bukti surat tanah;
  • Fotokopi bukti surat bangunan; dan
  • Surat Kuasa, dalam hal diajukan oleh kuasa Wajib Pajak.

Contoh formulir permohonan Surat Keterangan NJOP, bisa anda download disini

Jika ada pertanyaan, silahkan poskan di komentar yah... :-D


Comments
3 Comments

3 comments:

Admin mengatakan...

Link anda sudah saya pasang

Kade mengatakan...

tengkyu gan yah... :-D

james mengatakan...

postingan bermanfaat

Poskan Komentar

 
Copyright 2011. KeranMedia All rights reserved | proudly powered by Blogger.com | Tukar Link | Belajar dan Belajar